Sen, 23 Maret 2026
spot_img

Aspal Baru di Gang Pendamai Diduga Bermasalah, Proyek Dinas PUPR Banjarmasin Disorot

Infosatu.cyou, Banjarmasin — Program pembangunan infrastruktur yang dijalankan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada Tahun Anggaran 2025 kembali menjadi sorotan. Kali ini, proyek pemeliharaan berkala jalan di Gang Pendamai, Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, menuai kritik dari warga.

Berdasarkan pantauan wartawan, Minggu (22/3/2026) sore, ditemukan sebuah papan informasi proyek dalam kondisi jatuh tertelungkup di samping jalan. Papan tersebut memuat informasi kegiatan pemeliharaan berkala Jalan Paket 12 yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Banjarmasin melalui Bidang Jalan dan Jembatan.

Dalam papan itu tercantum bahwa proyek dikerjakan oleh CV. Astana Surya Mandiri dengan konsultan pengawas CV. Cloudye Loenha Engineering. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 45 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar Rp147.334.000.

Namun, kondisi di lapangan justru menimbulkan tanda tanya. Dari hasil penelusuran di sepanjang Gang Pendamai, ditemukan sejumlah kejanggalan pada hasil pengaspalan. Permukaan jalan tampak kasar, tidak merata, serta terdapat batu-batu yang muncul di bagian atas aspal, meski proyek tersebut baru saja selesai dikerjakan.

Seorang warga yang kerap melintasi jalan tersebut mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan. Ia menilai proyek tersebut tidak dikerjakan secara profesional.

“Dengan kondisi seperti ini sangat memprihatinkan. Kegiatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin ini bisa dibilang gagal,” ujarnya.

Selain itu, muncul dugaan lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Bahkan, terdapat indikasi adanya pengurangan volume material aspal yang digunakan, sehingga kualitas jalan tidak sesuai dengan standar spesifikasi teknis yang seharusnya.

Minimnya transparansi juga menjadi sorotan. Hingga saat ini, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan penjelasan resmi terkait kondisi proyek tersebut.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir. Kartika Estaurina, S.T. melalui pesan dan panggilan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Sejumlah pesan yang dikirim juga tidak mendapatkan balasan, meskipun telah terbaca.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai kualitas pengerjaan proyek serta komitmen pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kota Banjarmasin. Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan evaluasi dan perbaikan agar fasilitas jalan dapat digunakan secara aman dan nyaman.

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru