Rab, 25 Maret 2026
spot_img

Erdoğan Serukan Persatuan Umat Islam, Tegaskan Sunni dan Syiah Bukan Pemecah Bangsa

Infosatu.cyou, Ankara — Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, kembali menyuarakan pesan kuat tentang pentingnya persatuan umat Islam di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Dalam laporan terbaru Maret 2026, Erdoğan menegaskan bahwa perbedaan mazhab seperti Sunni dan Syiah tidak boleh menjadi sumber perpecahan di dunia Muslim.

Dalam pernyataannya, Erdoğan menekankan bahwa umat Islam hanya memiliki satu agama, yakni Islam, sehingga segala bentuk sekat sektarian harus ditinggalkan. Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk menempatkan persatuan di atas perbedaan, terutama di tengah situasi dunia yang semakin kompleks.

“Tidak boleh ada ruang bagi perpecahan berbasis mazhab. Kita adalah satu umat,” tegasnya, menyerukan solidaritas lintas kelompok di dunia Islam.
Seruan tersebut muncul di tengah berbagai konflik sektarian yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Erdoğan secara khusus menyoroti pentingnya rekonsiliasi antara kelompok Sunni dan Syiah sebagai kunci untuk menciptakan stabilitas kawasan.

Selain itu, dalam konteks geopolitik yang memanas, Erdoğan juga menyampaikan kritik terhadap serangan yang menimpa Iran, yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Ia menyoroti penderitaan rakyat sipil sebagai dampak dari konflik tersebut, sekaligus mengingatkan pentingnya pendekatan damai dan persatuan di antara negara-negara Muslim.

Lebih jauh, Erdoğan menolak keras narasi yang memecah belah umat berdasarkan mazhab. Ia menegaskan bahwa fokus utama umat Islam seharusnya adalah pada nilai-nilai agama yang menyatukan, bukan perbedaan yang memisahkan.
Seruan ini dinilai sebagai upaya Turki untuk memainkan peran lebih besar dalam mendorong stabilitas dan solidaritas di dunia Islam, sekaligus menjadi pesan penting di tengah dinamika politik global yang terus berubah.

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru