Sel, 16 Juni 2026
spot_img

‎Andi Rustianto: Kebebasan Berekspresi Harus Tetap Bertanggung Jawab

‎Infosatu.cyou, Banjarmasin — DPD KNPI Kalimantan Selatan berencana menggelar diskusi dan bedah film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita sebagai ruang kajian publik bagi pemuda.

‎Ketua DPD KNPI Kalsel, Andi Rustianto, menyampaikan bahwa KNPI Kalsel menolak penayangan film tersebut secara bebas kepada publik apabila belum melalui mekanisme sensor atau penilaian resmi dari lembaga berwenang.

‎Menurutnya, penolakan tersebut bukan untuk membungkam kritik, tetapi sebagai bentuk kehati-hatian agar setiap tayangan publik tetap sesuai aturan, tidak menimbulkan kegaduhan, serta tidak menggiring opini yang dapat memecah persatuan.

‎“KNPI menghormati kebebasan berekspresi, tetapi kebebasan itu harus tetap bertanggung jawab. Apalagi jika sebuah tayangan menyangkut isu sensitif, maka harus diuji secara objektif, berimbang, dan sesuai ketentuan hukum,” ujar Andi.

‎KNPI Kalsel menilai film tersebut perlu dibahas secara kritis dari aspek hukum, sosial, budaya, kebangsaan, dan dampaknya terhadap generasi muda.

‎“Diskusi ini bukan ruang provokasi, tetapi ruang edukasi. Pemuda harus mampu membaca isu dengan akal sehat, data, dan semangat menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

‎Melalui kegiatan ini, KNPI Kalsel berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton opini, tetapi mampu menjadi generasi yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menyikapi isu nasional.

‎Pemuda Bertumbuh, Banua Maju.

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru