Infosatu.cyou, Banjarmasin — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tapin berkonsultasi dengan Forum Partisipasi Publik untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forum Puspa) Kalimantan Selatan terkait rencana mengaktifkan kembali Forum Puspa Kabupaten Tapin.
Kepala DP3A Tapin, Mursidah, mengatakan konsultasi dilakukan bersama Ketua Forum Puspa Kalimantan Selatan Hj. Mariani di Sekretariat Forum Puspa Kalsel, Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).
“Hari ini kami ingin melakukan konsultasi terkait dengan peran Forum Puspa, karena Forum Puspa kami di Kabupaten Tapin saat ini tidak aktif,” ujar Mursidah.
Ia mengatakan, DP3A Tapin menargetkan kepengurusan baru Forum Puspa dapat terbentuk paling lambat akhir 2026. Sebelum pembentukan, pihaknya akan melakukan pemetaan calon pengurus dari berbagai unsur, termasuk organisasi perempuan, media massa, tenaga pendidik, dan akademisi.
“Kami ingin melakukan pemetaan dari berbagai unsur, mulai dari seluruh organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Tapin dan juga unsur dari rekan-rekan media massa atau juga dari unsur-unsur tenaga pendidik dan akademisi,” ungkapnya.
Mursidah juga meminta Forum Puspa Kalsel memberikan sosialisasi kepada calon pengurus di Tapin. Sosialisasi tersebut direncanakan pada minggu ketiga Oktober 2026.
Sementara itu, Ketua Forum Puspa Kalsel Hj. Mariani menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial para pengurus. Menurutnya, Forum Puspa bukan sekadar organisasi formal, tetapi harus diisi orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap persoalan perempuan dan anak di lingkungan sekitarnya.
“Bagian penting yang harus dibangun di dalam Forum Puspa ini adalah mindset pengurus-pengurus agar bisa peduli terhadap lingkungannya,” pesan Mariani.
Ia berharap kepengurusan baru Forum Puspa Tapin nantinya mampu bekerja secara aktif dan mengutamakan kepentingan sosial dalam mendukung pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.(juna)



