Beranda DPRD Tanah Bumbu DPRD Tanah Bumbu Tinjau Proyek Jembatan Kalimantan–Pulau Laut

DPRD Tanah Bumbu Tinjau Proyek Jembatan Kalimantan–Pulau Laut

0

Infosatu.cyou, Tanah Bumbu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan peninjauan langsung pembangunan Jembatan Kalimantan–Pulau Laut, sebuah proyek strategis yang diharapkan menjadi pengungkit konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.
Monitoring lapangan tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Am.S.Ag., M.A., dan dilaksanakan di lokasi proyek, Batulicin, Rabu (7/1/2026).
Jembatan ini dirancang sebagai penghubung utama antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. Keberadaannya dinilai krusial dalam memperlancar arus transportasi, distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat antarpulau.
Kegiatan monitoring turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), anggota DPRD Tanah Bumbu, Lurah Batulicin, Sekretaris Camat Batulicin, pihak pelaksana proyek dari PT PP, konsultan pengawas, serta unsur terkait lainnya.
Dalam keterangannya, H. Hasanuddin menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan proyek strategis ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dari sisi anggaran, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah mengalokasikan sekitar Rp100 miliar, sementara dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mencapai kurang lebih Rp500 miliar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar, menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan kali kedua dilakukan. Sebelumnya, peninjauan serupa telah dilaksanakan pada Januari 2025 sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan kemitraan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan.
Dari pihak teknis, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanah Bumbu, H.M. Ramdhan, menyampaikan bahwa berdasarkan target kementerian terkait, pembangunan Jembatan Kotabaru–Batulicin ditargetkan rampung pada tahun 2028.
Project Manager PT PP, Yusuf Luqman, memaparkan progres pembangunan secara menyeluruh, mulai dari pemetaan lokasi, tahapan pekerjaan, hingga dokumentasi perkembangan proyek. Ia mengungkapkan bahwa tantangan utama pembangunan terletak pada kondisi batuan keras di dasar laut pada area pondasi jembatan.
“Kondisi tersebut membutuhkan metode khusus dan waktu pengerjaan yang lebih panjang. Meski demikian, kami tetap berupaya agar proyek berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu berharap jembatan dengan panjang kurang lebih tiga kilometer ini dapat diselesaikan sesuai target dan segera dimanfaatkan masyarakat sebagai akses vital penghubung antarpulau.
Kegiatan monitoring ditutup dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik pembangunan jembatan guna melihat progres pekerjaan di lapangan secara lebih detail. (Tim)
Jika ingin versi lebih singkat, lebih tajam untuk headline, atau gaya rilis resmi pemda, tinggal bilang, saya sesuaikan.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version