Infosatu.cyou, Kotabaru – Mengawali tahun anggaran 2026, Pemerintah Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, bergerak cepat merealisasikan sejumlah program strategis pembangunan desa. Kepala Desa Langkang Baru, Karji, menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada persatuan dan kekompakan masyarakat, Rabu (21/1/2026).
Menurut Karji, pembangunan fisik tidak akan berjalan optimal tanpa didukung pembangunan sumber daya manusia yang rukun dan harmonis. Atas dasar itu, pemerintah desa memulai langkah awal dengan memperkuat nilai kebersamaan melalui kegiatan keagamaan.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah menyatukan pemahaman masyarakat lewat kegiatan keagamaan, seperti peringatan Isra Mikraj dan Haul Abah Guru Sekumpul yang baru saja dilaksanakan,” ujar Karji.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi dan menghilangkan potensi perpecahan di tengah masyarakat. “Jika warga sudah satu pemikiran dan saling mendukung, pembangunan desa akan jauh lebih mudah,” tegasnya.
Di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada pemangkasan anggaran desa hingga lebih dari 50 persen, Karji memastikan roda pembangunan di Langkang Baru tetap berjalan. Pemerintah desa pun menyiapkan strategi mitigasi agar keterbatasan anggaran tidak menghambat program prioritas.
“Kami menyadari adanya pemangkasan anggaran dari pusat, namun pembangunan tidak boleh berhenti,” katanya.
Sebagai solusi, Pemdes Langkang Baru memaksimalkan sistem swakelola dan swadaya dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Selain menekan biaya, langkah ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi warga desa.
“Kami libatkan masyarakat dalam setiap pekerjaan. Selain efisiensi anggaran, ini juga menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi warga,” jelas Karji.
Salah satu wujud nyata kemandirian ekonomi desa yang tengah dikembangkan adalah pembangunan Koperasi Merah Putih. Hingga saat ini, progres fisik koperasi tersebut telah mencapai sekitar 50 persen dan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa ke depan.
Di sektor ketahanan pangan, Desa Langkang Baru mencatatkan progres signifikan melalui program Cetak Sawah, bahkan menjadi salah satu desa terdepan di Kecamatan Pulau Laut Timur.
“Dari empat desa di Pulau Laut Timur, alhamdulillah Langkang Baru bersama Sungai Limo dan Teluk Mesjid sudah masuk tahap siap tanam,” ungkapnya.
Untuk mendukung optimalisasi lahan pertanian, pemerintah desa juga membentuk Brigade Pangan bersama Desa Karangsari dengan memanfaatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Karji menaruh harapan besar agar sektor pertanian dan koperasi mampu menjadi solusi atas persoalan pengangguran, khususnya bagi generasi muda desa.
“Sasaran utama kami adalah kaum milenial dan warga yang belum memiliki pekerjaan tetap. Melalui Brigade Pangan dan Koperasi Merah Putih, kami ingin membuka lapangan kerja seluas-luasnya di desa sendiri, sehingga warga tidak perlu mencari pekerjaan ke luar daerah,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Karji berharap sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan pemerintah pusat terus terjalin dengan baik.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru maupun Pemerintah Pusat, terutama dalam penguatan modal usaha dan kemudahan akses demi kemajuan Desa Langkang Baru,” pungkasnya. (Aida)



