Beranda Banjarmasin Ziarah ke Makam Habib Abu Bakar bin Salim Alhabsy, Wali Mastur dan...

Ziarah ke Makam Habib Abu Bakar bin Salim Alhabsy, Wali Mastur dan Guru Para Ulama Kalimantan Selatan

0

Infosatu.cyou, Banjarmasin — Alhamdulillah, rangkaian ziarah dilanjutkan ke makam Al-Habib Abu Bakar bin Salim Alhabsy, sosok ulama besar yang dikenal sebagai Wali Allah yang mastur serta guru bagi banyak ulama terkemuka di Kalimantan Selatan. Makam beliau terletak di Kampung Keramat Basirih, Banjarmasin, yang hingga kini dikenal luas sebagai Kampung Religi Kubah Basirih dan menjadi tujuan ziarah umat.

Al-Habib Abu Bakar bin Salim Alhabsy merupakan ulama yang sangat dihormati karena ketakwaan, keilmuan, dan kedalaman spiritualnya. Beliau dikenal sebagai wali mastur, yakni wali Allah yang kehidupannya jauh dari gemerlap popularitas dunia, namun memiliki pengaruh besar dalam pembinaan rohani umat.

Habib Abu Bakar Alhabsy berasal dari keluarga mulia keturunan Rasulullah ﷺ. Ayah beliau, Habib Salim Alhabsy, berasal dari Hadramaut, Yaman, dengan nasab yang bersambung kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Siti Fatimah az-Zahra, puteri Rasulullah ﷺ. Kemuliaan nasab tersebut tercermin dalam kepribadian beliau yang tawaduk, sederhana, dan penuh kasih sayang terhadap masyarakat. Dalam keseharian, beliau akrab disapa Abah Habib Abu Bakar Alhabsy sebagai ungkapan hormat dan cinta dari murid serta jamaah.

Sejak muda, Habib Abu Bakar telah mendalami ilmu agama dan sempat menuntut ilmu di sejumlah pesantren di Pulau Jawa, di antaranya Pondok Al-Khairiyah Surabaya, sebelum akhirnya kembali ke Kalimantan Selatan. Pada tahun 1978, beliau pulang ke kampung halaman dan mengabdikan hidup sepenuhnya untuk mengajar, membimbing, serta membina umat dengan penuh keikhlasan.
Majelis ilmu yang beliau asuh menjadi rujukan penting dalam pendidikan keagamaan dan pembinaan rohani. Meski menjalani kehidupan yang sangat sederhana, kewibawaan dan keluasan ilmunya menjadikan beliau sebagai salah satu guru besar yang melahirkan banyak ulama berpengaruh di Kalimantan Selatan.

Di antara murid-murid beliau yang kemudian dikenal luas adalah KH Zaini Ghani (Guru Sekumpul), Abah Kiai Guru Zainuddin Shahbana M.Z, KH Badaruddin (Guru Badaruddin) Martapura, Guru Saman Mulia, Guru Saman Djalil, Guru Saman Bujang, Guru Umar Janggut (Habib Umar) Bati-Bati, Mualim Haji Jahri (Guru Jahri), serta Mualim Syukur (Guru Mualim Syukur) Banjarmasin. Melalui para murid inilah, warisan keilmuan dan spiritual Habib Abu Bakar Alhabsy terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Habib Abu Bakar Alhabsy dikenal lebih memilih beramal daripada menonjolkan diri. Beliau menerima siapa pun yang datang menuntut ilmu atau memohon nasihat tanpa memandang latar belakang maupun kedudukan. Keikhlasan, kerendahan hati, serta keteguhan spiritual menjadikan beliau dikenang sebagai salah satu wali Allah yang memberi pengaruh besar terhadap perkembangan tradisi keilmuan Islam di Kalimantan Selatan.
Al-Habib Abu Bakar bin Salim Alhabsy wafat pada 11 Januari 1999 dan dimakamkan di Kampung Keramat Basirih. Hingga kini, makam beliau terus diziarahi sebagai bentuk penghormatan dan pengingat akan keteladanan hidup seorang alim, wali.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version