Infosatu.cyou, Tarjun – Menjelang konsolidasi dan perundingan Upah 2026, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk melalui Serikat Pekerja Indocement Tarjun (SP ITP) menggelar Pelatihan Dasar Pengupahan pada Selasa (10/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas tim perunding agar proses negosiasi berjalan profesional, adil, dan berkelanjutan.
Pelatihan menghadirkan Sekretaris Umum FSP ISSI sekaligus Kabiro Litbang SP Ceteuteuf, Agus Sarjanto, SH, sebagai narasumber. Ia menegaskan bahwa perundingan upah tidak semata soal angka, melainkan menyangkut kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan perusahaan.
“Tim perunding harus dibekali data kuat, pemahaman regulasi, serta kemampuan negosiasi yang matang agar tercapai kesepakatan yang adil dan realistis,” ujarnya.
Ketua SP ITP Tarjun Ketua SP ITP Tarjun Kotabaru Hatijah Hernowo menyebut, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen membangun dialog konstruktif sebelum memasuki perundingan resmi Upah 2026. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan simulasi, guna memastikan peserta siap menghadapi meja perundingan secara profesional.
Melalui pembekalan ini, SP ITP Tarjun menegaskan komitmennya menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan di lingkungan Indocement Tarjun.



