Infosatu.cyou, Kotabaru – Menjelang perayaan Hari Raya sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru bergerak cepat menjalin koordinasi lintas instansi. Dalam satu hari, jajaran Lapas menyambangi dua instansi strategis, yakni Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, Rabu (11/3/2026).
Langkah “jemput bola” ini dilakukan untuk mengamankan dukungan sarana air bersih, kendaraan tangki, serta mesin semprot guna melakukan pembersihan menyeluruh di area halaman dalam maupun luar Lapas.
Koordinasi dimulai sekitar pukul 11.00 WITA di kantor PDAM Kabupaten Kotabaru dan dilanjutkan ke kantor BPBD Kabupaten Kotabaru pada pukul 11.30 WITA. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubag Tata Usaha dan Umum bersama Kaur Kepegawaian dan Keuangan atas instruksi pimpinan Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan yang baik sekaligus menjaga kesehatan warga binaan.
“Saat ini kami sedang menyiapkan fasilitas dapur untuk program MBG. Kebersihan area sekitar pembangunan dapur dan halaman umum harus benar-benar terjaga. Karena itu kami menggandeng PDAM untuk pasokan air bersih dan BPBD untuk dukungan armada semprot bertekanan tinggi,” ujarnya.
Selain mendukung pembangunan dapur MBG, kegiatan pembersihan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman bagi warga binaan serta para pengunjung menjelang Hari Raya.
Menurut Doni, keterbatasan sarana internal tidak menjadi hambatan bagi pihaknya untuk terus berinovasi melalui sinergi dengan berbagai pihak.
“Melalui kolaborasi yang baik dengan stakeholder di Kabupaten Kotabaru, kami optimistis penataan lingkungan Lapas dapat berjalan optimal sehingga tercipta kondisi yang bersih dan kondusif,” tambahnya.
Pihak PDAM dan BPBD Kabupaten Kotabaru pun menyambut baik permohonan tersebut. Dukungan armada tangki air dan mesin semprot dijadwalkan segera dikerahkan untuk membantu membersihkan sisa material bangunan dan debu di area publik Lapas.
Seluruh rangkaian koordinasi ini juga telah didokumentasikan dan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan sebagai bagian dari laporan atensi pimpinan.



