Beranda Internasional Habib Umar bin Hafidz Kenang Ibunda, Tangis Haru Iringi Kisah Keteladanan

Habib Umar bin Hafidz Kenang Ibunda, Tangis Haru Iringi Kisah Keteladanan

0

Infosatu.cyou, Tarim – Ulama terkemuka Yaman, Habib Umar bin Hafidz, tak kuasa menahan tangis saat mengenang sosok ibunda tercinta, Hubabah Zahro, beberapa hari setelah wafatnya.

Dalam kenangannya, sang ibu merupakan sosok yang sangat berperan dalam perjalanan hidup dan keberhasilan beliau. Sejak usia 9 tahun, Habib Umar telah kehilangan ayahnya, Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz, yang diculik dan dibunuh oleh rezim Yaman kala itu. Sejak saat itu, Hubabah Zahro dengan penuh keteguhan membesarkan dan mendidik Habib Umar serta saudara-saudaranya.

Habib Umar menggambarkan ibundanya sebagai pribadi yang zuhud, sederhana, dan penuh ketakwaan. Bahkan, saat menikah dengan Habib Muhammad bin Hafidz, sang ibu hanya membawa perlengkapan sederhana sebagai bekal hidup.

“Kesederhanaan beliau mengingatkan kita pada Fatimah az-Zahra saat pernikahannya. Lalu apa yang membuat kita hidup berlebihan di dunia yang fana ini?” ungkap Habib Umar dengan penuh haru.

Tak hanya itu, Habib Umar juga mengenang kebiasaan ibundanya yang sering menangis dalam sujud di sepertiga malam, bermunajat kepada Allah. Sosoknya dikenal sangat tawadhu, bahkan enggan dimintai doa, seraya berkata, “Siapa aku? Apa arti doaku?”

Kisah ini menjadi cerminan keteladanan seorang ibu dalam membentuk pribadi mulia, serta pengingat akan pentingnya kesederhanaan dan ketakwaan dalam kehidupan.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version