Beranda Kab. Tanah Laut Polri Panen Raya Serentak di Tanah Laut, Kalsel Disiapkan Jadi Sentra Jagung...

Polri Panen Raya Serentak di Tanah Laut, Kalsel Disiapkan Jadi Sentra Jagung Daerah

0

Infosatu.cyou, Tanah Laut – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya jagung serentak yang terhubung di seluruh Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan nasional yang dipusatkan di Tuban, Jawa Timur itu dipimpin langsung Presiden RI bersama Kapolri, sekaligus dirangkaikan dengan groundbreaking gudang pangan Polri dan peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Untuk wilayah Kalimantan Selatan, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Di lokasi tersebut, lahan jagung seluas sekitar 5 hektar dipanen sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyampaikan, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa produktivitas jagung di Tanah Laut saat ini rata-rata mencapai minimal 4 ton per hektar.

Menurutnya, capaian tersebut masih sangat berpotensi ditingkatkan seiring rencana pengembangan Tanah Laut sebagai sentra jagung di Kalimantan Selatan.

“Kita masih terus melakukan perluasan lahan untuk meningkatkan produksi. Langkah yang diambil bukan hanya memperluas area, tetapi juga melakukan riset terkait bibit dan pupuk terbaik agar menghasilkan produksi yang lebih maksimal,” ujar Wakapolda Kalsel kepada awak media.

Selain fokus pada peningkatan produksi, pemerintah juga memastikan perlindungan harga bagi petani jagung. Menjawab kekhawatiran petani terkait anjloknya harga saat panen melimpah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan tabel rafraksi melalui Keputusan Gubernur sebagai acuan stabilisasi harga jagung.

Dalam ketentuan tersebut, harga jagung pipil basah dengan kadar air 28 hingga 35 persen ditetapkan sekitar Rp4.000 per kilogram. Sedangkan jagung dengan kadar air lebih rendah, yakni sekitar 18 hingga 20 persen, dihargai Rp5.500 per kilogram.

Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kepastian harga sekaligus menjaga kesejahteraan petani di tengah meningkatnya produksi jagung daerah.

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasiren Korem 101/Antasari, Wakil Bupati Tanah Laut, Ketua DPRD Tanah Laut, Kapolres Tanah Laut, Rektor ULM Banjarmasin, hingga perwakilan Bulog, BPS, perusahaan swasta, kelompok tani, serta tokoh masyarakat.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version