Ming, 14 Juni 2026
spot_img

Polda Kalsel Bentuk Pelopor Brimob Profesional Lewat Latihan Intensif

Infosatu.cyou, Banjarmasin – Semangat dan disiplin tinggi mewarnai Upacara Pembukaan Latihan Kemampuan Pelopor Personel Sat Brimob Polda Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Rosyanto Yudha Hermawan, di Lapangan Makosat Brimob Polda Kalsel, Senin (18/5/2026).

Sebanyak 216 personel pilihan Sat Brimob Polda Kalsel resmi mengikuti latihan intensif selama delapan hari ke depan. Mereka akan ditempa dengan berbagai materi penting guna memperkuat kemampuan teknis, mental, hingga soliditas tim sebagai pasukan pelopor Korps Brimob Polri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, serta sejumlah pimpinan wilayah seperti Plh Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar, Kapolres Tanah Laut, dan Kapolres Barito Kuala.

Dalam pelatihan ini, para peserta akan menerima berbagai materi strategis mulai dari sejarah Korps Brimob, tugas dan fungsi pelopor, tuntunan sikap dan perilaku, hingga kemampuan teknis seperti Grand Attrack Ground (GAG), sandi, Combat Medic, Penanganan Huru-Hara (PHH), navigasi darat, drill pertempuran, sampai latihan Basis Operasi Depan (BOD).

Menariknya, latihan ini juga menonjolkan sinergitas dan kekompakan antarsatuan. Para Kapolres dan Kapolresta jajaran Polda Kalsel dijadwalkan ikut bergabung pada hari ketujuh, sementara para PJU Polda Kalsel akan terlibat pada hari kedelapan sebagai bentuk penguatan soliditas internal.

Kabid Humas Polda Kalsel, Adam Erwindi, menyampaikan bahwa Kapolda Kalsel dalam amanatnya menegaskan pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi proses pembentukan karakter dan jiwa juang personel Brimob.

“Brimob adalah pasukan elite yang dibentuk untuk menghadapi tantangan dan situasi berbahaya demi memberikan perlindungan kepada masyarakat. Brimob bukan tempat untuk mencari kenyamanan,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan bahwa keberhasilan tugas Korps Baret Biru tidak hanya ditentukan kemampuan individu, melainkan lahir dari kekompakan tim, rasa saling percaya, solidaritas, dan jiwa korsa yang kuat.

Di akhir arahannya, seluruh peserta dan instruktur diminta selalu mengutamakan faktor keamanan, keselamatan, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) selama latihan berlangsung.

Semangat para peserta semakin membara saat semboyan legendaris Korps Brimob Polri kembali digaungkan: “Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil, jiwaraga kami demi kemanusiaan.”

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru