Info satu.cyou, Banjarmasin – Dugaan adanya perlakuan khusus terhadap seorang siswa di salah satu SMA Negeri di Kota Banjarmasin menjadi sorotan publik. Siswa berinisial R disebut-sebut jarang mengikuti kegiatan belajar mengajar, namun tetap dapat mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lingkungan sekolah pada Selasa (23/6/2026) menyebutkan bahwa R diduga tidak aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Ia disebut jarang terlihat dalam absensi harian, apel pagi, maupun berbagai kegiatan sekolah lainnya.
Selain itu, beredar pula informasi yang menyebutkan bahwa R diduga memiliki hubungan keluarga dengan pimpinan sekolah. Namun hingga saat ini informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Sejumlah sumber menyebutkan R hanya terlihat hadir pada saat pelaksanaan ulangan maupun ujian. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai penerapan aturan kedisiplinan dan kehadiran siswa di sekolah.
Menanggapi informasi yang beredar, masyarakat meminta pihak sekolah maupun instansi terkait memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkembang di tengah publik.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada kepala sekolah yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp maupun dengan mendatangi kantor sekolah belum memperoleh tanggapan. Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan juga belum memberikan keterangan resmi.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan dapat melakukan verifikasi terhadap data kehadiran dan administrasi akademik siswa yang bersangkutan guna memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kasus ini masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. (Raihan)



