Sab, 26 September 2026
spot_img

Fauzan Ramon Apresiasi Aksi Bersih-Bersih Polresta Banjarmasin di Masjid Raya Sabilal Muhtadin

Info satu.cyou, Banjarmasin — Kebersihan dan keindahan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin semakin terlihat setelah jajaran Polresta Banjarmasin menggelar aksi sosial melalui program Jumat Berkah, Jumat (18/9/2026).

Puluhan personel Polresta Banjarmasin diterjunkan untuk melakukan aksi bersih-bersih di kawasan masjid kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan yang berada di jantung Kota Banjarmasin tersebut.

Aksi sosial itu dilakukan atas perintah Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.H. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan, salah satunya Tokoh Masyarakat Banjarmasin sekaligus Ketua Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Intan Kalimantan, Dr. H. Fauzan Ramon, S.H., M.H.

Fauzan mengapresiasi langkah Polresta Banjarmasin yang turun langsung membersihkan kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

“Masyaallah bagus sekali. Saya sangat mengapresiasi aksi Polresta Banjarmasin yang melakukan bersih-bersih di area Masjid Raya Sabilal Muhtadin, masjid kebanggaan kita orang Banua,” ujar Fauzan, Sabtu (19/9/2026) sore.

Ia menyarankan agar Badan Pengelola Masjid turut memperkuat perhatian terhadap kebersihan dengan memberdayakan Tim Cleaning Service secara maksimal.

“Jadi saran saya agar disampaikan ke Badan Pengelola Masjid untuk Tim Cleaning Service-nya agar menjadikan Masjid Sabilal Muhtadin sebagai ikon Masjid Raya yang dibangun era Gubernur almarhum M. Said tersebut menjadi BERSIH, SUCI, SEHAT & NYAMAN (BSSN),” ucapnya.

Fauzan menilai aksi bersih-bersih tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis kepolisian sekaligus upaya memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang beribadah.

“Ini saya apresiasi kepada Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.H., karena kegiatan bersih-bersih di Jumat Berkah ini sebagai bentuk pendekatan humanis demi memberikan kenyamanan bagi jemaah masjid kebanggaan masyarakat Banua ini,” ujar Fauzan.

Menurutnya, langkah personel Polresta Banjarmasin yang menyasar sejumlah sudut masjid, terutama area tempat warga berjualan yang kerap menimbulkan tumpukan sampah, merupakan tindakan tepat.

Ia menyebut kawasan tersebut memiliki posisi strategis karena berada di jantung Kota Banjarmasin dan berdekatan dengan Rumah Jabatan Kapolresta Banjarmasin.

“Tentu kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh Polresta Banjarmasin itu agar jemaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk sekaligus mempererat silaturahmi,” ungkapnya.

Fauzan menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan kontribusi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kegiatan Polresta Banjarmasin itu juga, ini sangat saya apresiasi positif atas aksi sigap, kepedulian, dan kontribusi nyata yang ditunjukkan Polresta Banjarmasin,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Masjid Raya Sabilal Muhtadin merupakan salah satu ikon religius masyarakat Kalimantan Selatan. Karena berada di pusat kota, menurutnya, aspek kebersihan harus menjadi perhatian utama.

“Masjid Raya Sabilal ini kan masjid kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan, apalagi posisinya di jantung kota, sehingga kebersihan harus nomor satu, karena kebersihan itu sebagian dari iman,” tegasnya.

Fauzan kemudian memberikan masukan kepada pengelola masjid agar Tim Cleaning Service diberdayakan secara optimal sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

“Di Manajemen Masjid itu pasti ada Tim Cleaning Service-nya, berdayakan mereka sesuai dengan tugas masing-masing, sehingga Masjid yang digagas oleh Mantan Gubernur Kalsel itu memang benar-benar dijaga dengan baik dan selalu bersih. Gunakan dana, infak, sedekah yang berasal dari umat agar amal jariah mereka mendapat pahala dari Allah SWT,” imbaunya.

Tidak hanya kawasan darat, Fauzan juga menyoroti kondisi sungai yang berada di samping masjid. Ia berharap kawasan tersebut turut dijaga agar bebas dari sampah.

“Kalau perlu, sungai yang ada di samping Masjid harus bebas dari sampah, sebab posisi masjid ini di jantung kota Banjarmasin. Bahkan kalau bisa, saran saya taburi bibit ikan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Fauzan kembali menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin beserta jajaran yang dinilainya sigap memperhatikan kebersihan rumah ibadah.

Ia juga mengaku bangga karena Kapolresta Banjarmasin saat ini disebutnya merupakan putra asli Banua.

“Sekali lagi saya apresiasi kepada Kapolda Kalsel dan Kapolresta Banjarmasin yang sigap memperhatikan kebersihan masjid kebanggaan Banua kita ini, apalagi Kapolrestanya itu orang asli Banua, yakni dari Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.

“Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah mereka di akhirat nanti,” tutup Fauzan.

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru