Beranda Featured Khasanah Ratusan Ribu Jamaah Padati Monas, Habib Umar bin Hafidz Pimpin Tabligh Akbar...

Ratusan Ribu Jamaah Padati Monas, Habib Umar bin Hafidz Pimpin Tabligh Akbar dan Doa untuk

0

Infosatu.cyou, Jakarta – Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dipadati ratusan ribu jamaah dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Doa untuk Indonesia yang menghadirkan ulama kharismatik asal Tarim, Hadramaut, Yaman, Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Senin malam (12/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menjadi salah satu agenda utama Rihlah Dakwah Habib Umar bin Hafidz di Indonesia. Jamaah Majelis Rasulullah SAW di bawah asuhan Habib Nabil bin Fuad Al-Musawwa bersama para pencinta ulama dari berbagai daerah memadati kawasan Monas sejak selepas Magrib.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Umar menyampaikan tausiyah sekaligus memimpin doa bersama untuk bangsa Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan keimanan, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa.
Salah satu pesan yang disampaikan Habib Umar adalah pentingnya senantiasa memohon kepada Allah SWT agar diberikan akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah.

Habib Umar mengingatkan jamaah agar tidak meninggalkan doa yang berbunyi:
يَا اللهُ بِهَا يَا اللهُ بِهَا يَا اللهُ بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
“Ya Allah bihaa, Ya Allah bihaa, Ya Allah bihusnil khatimah.”
Menurut Habib Umar, doa tersebut hendaknya diamalkan secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ikhtiar memohon kepada Allah agar diwafatkan dalam keadaan beriman dan memperoleh akhir kehidupan yang baik.

Ia juga menyampaikan kisah tentang seorang ahli ibadah yang disebut tidak menjaga amalan doa tersebut, sebagai pengingat agar umat Islam tidak merasa cukup dengan amal yang telah dilakukan.
Habib Umar mengajak jamaah untuk memperbanyak doa, menjaga keistiqamahan dalam beribadah, serta senantiasa berharap memperoleh rahmat dan pertolongan Allah SWT hingga akhir hayat.
Rangkaian Dakwah dan Silaturahmi Ulama
Sebelum menghadiri Tabligh Akbar di Monas, Habib Umar menjalani sejumlah agenda dakwah dan silaturahmi pada hari ketiga kunjungannya di Indonesia.

Sejak waktu Subuh, ia mengisi Dars Fajr yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kajian tersebut diikuti ribuan jamaah dan membahas kitab Qami’ Ath-Thugyan karya Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama besar asal Banten yang dikenal luas dalam tradisi keilmuan Islam.
Selepas agenda tersebut, Habib Umar mengunjungi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pertemuan yang diterima Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, bersama sejumlah pimpinan organisasi itu membahas peluang kerja sama keagamaan, penguatan persatuan umat Islam, serta kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Palestina.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan Muhammadiyah dengan Darul Mustafa, lembaga pendidikan Islam yang didirikan Habib Umar di Tarim, Yaman.
Anwar Abbas menyampaikan kegembiraannya atas kunjungan tersebut dan berharap pertemuan itu menjadi awal bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas.

“Dalam dialog kami tadi, saya melihat bahwa ternyata beliau sudah mengenal Muhammadiyah. Ini merupakan satu hal yang patut kita syukuri,” ujar Anwar.
Selain itu, Habib Umar mengikuti Rihlah Ilmiyah yang membahas hubungan ulama dan pemerintah. Forum tersebut turut dihadiri KH Miftachul Achyar, yang disebut dalam informasi kegiatan sebagai Rais Aam PBNU periode 2026–2031.
Pembahasan dalam forum tersebut mencakup pendekatan dalam memahami situasi dan urusan pemerintahan, hubungan dengan otoritas, serta cara menyikapi penguasa.

Dakwah Ulama dari Hadramaut
Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz lahir pada 27 Mei 1963 di Tarim, Hadramaut, Yaman. Ia dikenal sebagai pendiri Darul Mustafa, lembaga pendidikan Islam yang menjadi pusat pengajaran ilmu agama dan pembinaan para penuntut ilmu dari berbagai negara.
Kunjungan dakwahnya di Indonesia berlangsung pada 10–13 Oktober 2026. Sejumlah agenda yang dijalani meliputi kajian Subuh di Masjid Istiqlal, Haul Akbar Syekh Abu Bakar bin Salim ke-456 di kawasan Cidodol, Kebayoran Lama, serta Tabligh Akbar di Yayasan Al Fachriyah, Tangerang.
Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan agenda Dars Fajr pada Selasa (13/10/2026) di Masjid Istiqlal.

Melalui tausiyah dan doa bersama di Monas, Habib Umar mengajak umat Islam untuk menjaga hubungan dengan Allah SWT, memperkuat persaudaraan, dan terus memohon agar Indonesia senantiasa memperoleh perlindungan, kedamaian, serta keberkahan.
Doa untuk Indonesia menjadi pesan utama dalam pertemuan besar tersebut, sekaligus mengingatkan jamaah akan pentingnya keimanan, persatuan, dan harapan akan masa depan bangsa yang lebih baik.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version