Infosatu.cyou, Jakarta — Pemerintah terus mematangkan langkah besar dalam memperkuat ekonomi desa melalui percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Zulkifli Hasan bersama Yandri Susanto, Budi Santoso, serta Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa, di Jakarta.
Rapat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam memastikan implementasi KDKMP berjalan optimal. Program ini digadang-gadang sebagai instrumen utama dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koperasi harus mampu menjadi tulang punggung distribusi kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam penyaluran barang subsidi. Ia menekankan, keberhasilan KDKMP tidak hanya diukur dari jumlah koperasi yang terbentuk, tetapi dari sejauh mana koperasi mampu menghadirkan harga yang lebih terjangkau, distribusi yang tepat sasaran, serta akses yang mudah bagi masyarakat desa.
“Ke depan, koperasi harus benar-benar hadir sebagai solusi nyata, bukan sekadar badan usaha formal. Koperasi harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, jajaran kementerian terkait juga menyoroti pentingnya integrasi sistem distribusi, penguatan manajemen koperasi, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung operasional KDKMP. Kolaborasi dengan sektor pangan dan perdagangan dinilai krusial agar rantai pasok berjalan efisien dan stabil.
Dengan langkah koordinatif ini, pemerintah optimistis KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.



