Jum, 13 Maret 2026
spot_img

Setahun Kepemimpinan Muhidin–Hasnur Dinilai “Upau, Kada Bapala”

Infosatu.cyou – Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin–Hasnur, mulai menuai sorotan publik. Sejumlah kalangan menilai belum terlihat arah yang jelas tentang ke mana pembangunan banua akan dibawa.

Penulis Noorhalis Majid dalam sebuah opini menyebut ungkapan Banjar “upau”, yang berarti zonk atau tidak sesuai harapan, kerap muncul dalam percakapan warga ketika menilai perjalanan pemerintahan selama setahun terakhir.

Menurutnya, masyarakat seharusnya sudah bisa melihat gambaran besar arah pembangunan daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, pendidikan, olahraga, hingga pariwisata dan infrastruktur. Namun hingga kini, banyak pihak merasa belum mendapatkan kejelasan program prioritas yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Ia juga menyoroti berkurangnya dukungan terhadap sejumlah program yang melibatkan partisipasi publik, sementara masyarakat lebih sering disuguhkan kegiatan seremonial dan perjalanan dinas yang dinilai minim hasil nyata.

Dalam tulisannya, Noorhalis menyebut kondisi tersebut sebagai “kada bapala”, istilah Banjar yang menggambarkan sesuatu yang tidak bermakna atau tidak sesuai harapan masyarakat.

Meski demikian, ia menilai masih ada waktu bagi pemerintah daerah untuk berbenah, memperjelas arah pembangunan, dan mewujudkan janji bekerja bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan. (nm)

 

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru