Jum, 24 April 2026
spot_img

Bapperida Kotabaru Dorong Inovasi Daerah, Aplikasi INOTEKDA Resmi Diluncurkan

Infosatu.cyou, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah sekaligus meluncurkan aplikasi INOTEKDA (Inovasi dan Teknologi Daerah), Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Manuntung Bapperida Lantai III ini diikuti perwakilan SKPD, camat, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Kotabaru. Bimtek ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas perangkat daerah untuk menciptakan serta mengelola inovasi yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Zainal Arifin, yang mewakili Sekretaris Daerah saat membuka kegiatan menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban bagi setiap perangkat daerah.

“Inovasi menjadi bagian penting dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan publik. Setiap SKPD dan kecamatan diharapkan mampu menghadirkan minimal satu inovasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Jerry Walo, serta dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Indra Abdillah, yang memaparkan strategi penguatan inovasi di daerah.

Sementara itu, jalannya kegiatan dipandu oleh Sekretaris Bapperida Kotabaru, Muhammad Zuhriansyah, yang bertindak sebagai moderator.

Pada kesempatan tersebut, Bapperida juga resmi meluncurkan aplikasi INOTEKDA sebagai wadah pengelolaan dan pendataan inovasi daerah. Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu menjawab berbagai kendala, seperti kurangnya standarisasi dan dokumentasi inovasi yang selama ini menjadi tantangan.

Berdasarkan data tahun 2025, Kabupaten Kotabaru mencatat sembilan inovasi yang masuk dalam penilaian. Meski jumlahnya masih terbatas, kualitas inovasi dinilai cukup baik. Namun demikian, peningkatan kuantitas inovasi tetap menjadi target ke depan.

“Kita memiliki banyak potensi inovasi, hanya saja belum terdokumentasi dengan baik. Melalui INOTEKDA, diharapkan seluruh inovasi dapat terdata dan dikembangkan,” ungkap salah satu narasumber.

Pemkab Kotabaru pun menargetkan peningkatan jumlah inovasi pada tahun 2026 dengan mendorong seluruh perangkat daerah aktif berpartisipasi, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat provinsi hingga nasional.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta pemaparan materi yang diharapkan menjadi referensi bagi peserta dalam mengembangkan inovasi di lingkungan kerja masing-masing.

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru