Jum, 28 Agustus 2026
spot_img

Tabuati Jukung Miris, Manambahi Miris Oleh: Noorhalis Majid

Infosatu.cyou – Peribahasa Banjar “tabuati jukung miris” menggambarkan seseorang yang ikut menumpang pada perahu yang sudah bocor dan sarat masalah. Alih-alih membantu memperbaiki atau mengurangi beban, kehadirannya justru berpotensi mempercepat tenggelamnya perahu jika tidak mampu berkontribusi.

Melalui tulisan ini, Noorhalis Majid menggunakan peribahasa tersebut sebagai metafora kondisi bangsa. Menurutnya, negara saat ini menghadapi berbagai persoalan, mulai dari utang yang terus membengkak, ekonomi yang rapuh, ketergantungan impor pangan, kerusakan lingkungan, hingga tata kelola energi yang dinilai belum optimal.

Ia juga mengkritik perilaku sebagian penyelenggara negara yang dinilai tidak memperbaiki keadaan, melainkan memperburuknya melalui praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, kolusi, nepotisme, maladministrasi, serta gaya hidup mewah yang menggunakan uang rakyat. Kondisi itu diibaratkan sebagai tindakan “manambahi miris” atau menambah kebocoran pada jukung yang sudah rusak.

Penulis menilai masyarakat kini semakin terbebani oleh berbagai pajak, iuran, dan pungutan, sementara pelayanan publik, fasilitas, serta kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan belum sepenuhnya memenuhi harapan. Akibatnya, rakyat diibaratkan sebagai penumpang yang harus membayar mahal untuk berada di perahu yang keselamatannya belum terjamin.

Di akhir tulisannya, Noorhalis Majid mengajak masyarakat agar tetap mandiri dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ketidakpastian, terutama di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global. Ia mengibaratkan kemampuan bertahan hidup sebagai bekal “bisa berenang” jika suatu saat perahu benar-benar tenggelam, sembari berharap semua pihak berperan memperbaiki “jukung” bersama, bukan justru menambah kebocorannya.(nm)

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru