Info satu.cyou, Banjramasin — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI Tahun 2026, Korem 101/Antasari menggelar doa bersama di Masjid Miftahul Jannah Korem 101/Antasari, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Korem 101/Antasari dan dipimpin Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., yang dalam pelaksanaannya diwakili Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E., M.I.Pol.
Turut hadir para Kasi Korem 101/Antasari, para Dan/Ka Balak Aju Kodam XXII/Tambun Bungai, serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 101/Antasari.
Selain doa bersama, kegiatan diisi ceramah agama yang disampaikan KH. Akhmad Supian Al Banjari. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Dalam sambutan Danrem 101/Antasari yang dibacakan Kasrem, disampaikan bahwa doa bersama merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT Ke-81 TNI sekaligus wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan pengabdian TNI selama 81 tahun dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Melalui kegiatan doa bersama ini, diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, agar dalam mengemban tugas selalu mendapatkan ridho dan perlindungan-Nya,” sebutnya.
Peringatan HUT TNI juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri bagi setiap personel agar terus meningkatkan kualitas peran serta profesionalisme sebagai unsur pertahanan negara.
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan telah dilaksanakan secara serentak di jajaran Korem 101/Antasari.
Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, bazar murah, pembagian sembako gratis, donor darah, pengobatan gratis, karya bakti, serta doa bersama.
Sementara sejumlah kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan antara lain launching Kompi Produksi, ziarah rombongan, upacara dan acara syukuran.
Dalam doa bersama tersebut, doa juga dipanjatkan bagi para prajurit yang tengah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Mobile RI-Papua Nugini maupun tugas luar negeri agar senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran dan perlindungan dalam menjalankan tugas.
Selain itu, doa dipanjatkan agar bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah dapat segera berakhir.
“Semoga Indonesia menjadi negeri yang Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur, negeri yang aman, makmur dan sejahtera, serta kita senantiasa diberikan kesempatan untuk bersyukur kepada Allah SWT,” pungkasnya.(red)



